Showing posts with label event and activity. Show all posts
Showing posts with label event and activity. Show all posts

Friday, March 7, 2014

Balada Sinyal 3G di Desa Cinoyong

Waktu itu hari ke-delapan, jam menunjukkan pukul setengah sembilan malam, di luar jangkrik mulai sahut-sahutan, sementara saya masih ribet ngurusin kertas-kertas kerjaan yang sengaja saya impor dari Jakarta ke sini, Desa Cinoyong. Desa ini adalah salah satu desa di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang yang secara resmi masuk ke daftar Desa Terpencil dan kebetulan jadi desa yang dipakai praktik tahunan dari tempat saya bekerja.


Kalo denger nama Carita pasti yang kebayang adalah garis pantainya yang nawarin sunset yang ajegile kerennya. Tapi jangan ngebayangin kalo desa ini desa sea-side village yang suara ombaknya bisa kedengeran dari dalem rumah. In fact.. desa ini terletak jauh di perbukitan. Akses jalanan yang untireable ( baca : ujan dikit ban slip ) plus hutan dan jurang di sisi jalan bikin desa ini makin merana di segala segi.

Jalanannya itu lhooo... 
Terutama dari segi sinyal. Seriusan.. boro-boro buka social media, ngirim sms aja kudu keluar rumah sambil ngangkat-ngangkat hape ke langit. Sebagai anak yang dibesarkan di tengah kota tower sinyal, kenyataan ini jelas menyakitkan dan bikin uring-uringan.

Pemandangan sehari-hari di Desa Cinoyong
Seperti kejadian malem itu, dari luar pintu, partner kerja saya, Mas Agus ngasih isyarat supaya saya keluar dari ruangan. Saya yang lagi ribet dengan tumpukan kertas nyamperin dengan ogah-ogahan sambil manyun, "apaan Mas?" tanya saya singkat.
"gini put..." saut dia trus diem. Raut mukanya udah gak enak diliat
"ada apaan sih?", cerocos saya kepo.
"gw baru dapet kabar dari temen gw di Polres, dia bilang anak krakatau statusnya naik, udah mulai ngeluarin  material batu apung..." jelas Mas Agus setengah berbisik.

Sampe situ saya bengong. Sekedar informasi, Gunung Anak Krakatau itu keliatan looh dari pinggiran pantai di kawasan Anyer -Carita, ditambah lagi seminggu sebelum berangkat ada berita kalo laut di kawasan Serang surut sepanjang 1,5 KM. Walaupun ini desa adanya di atas bukit, tetep aja ini kepala isinya udah ngebayangin gimana caranya ngejagain 67 anak orang dari ancaman tsunami dan abu vulkanik kalo seandainya situasinya beneran bahaya.

Tambah lemes lagi pas denger kabar dari bos di Jakarta untuk segera packing dan mulangin anak-anak ke Jakarta. Saya langsung muter otak gimana caranya ngasih tau anak-anak berita ini tanpa pake acara panik dan pingsan ditempat.

"temen-temen.. malam ini juga packing yaaa.. PKL nya distop sampe sini aja, GAK USAH PANIK.. tenang.. tenang... cuma kebetulan aja saya dapet kabar kalo Anak Krakatau mau meletus.. itu lhooo yang gunungnya keliatan ituu dari pantai... gak koookk.. belum tentu juga tsunamii.. TENAAAANG.."

Nah kannn.. cobaaaaaaa... masa harus ngasih tau begituuu...

Ditengah kegalauan ini, saya mutusin untuk ngecek kebeneran berita ini di Situs Berita Online terpercaya sebelum bikin kehebohan. Disinilah perjuangan mencari sinyal dimulai. Berbekal senter dan segala macem doa, saya dan dua orang partner kerja bergegas menuju ke "Tanjakan Sinyal" dimana semua sinyal 3G dari segala macem provider berlimpah disini. Tanjakan dengan kemiringan yang saya rasa melebihi 45 derajat ini terletak kurang lebih 1 kilo dari rumah penduduk yang saya tinggali dan berada persis di ujung jalan setapak di tengah perkebunan duren dan kelapa yang gelap gulita. Sekali lagi sodara-sodara... mencari sinyal tidak pernah semenegangkan ini.. Fffuuuhhh *lapkeringet*

Sambil nepokin nyamuk, saya sedikit lega karena setelah dicek di situs berita online terpercaya, status Anak Krakatau memang naik tetapi gak segawat desas- desus yang beredar. Leganyaaaaaaaa..... Akhirnya sampai cerita ini diposting pun, Status Anak Krakatau alhamdulillah masih aman tentram terkendali dan  dari kejadian ini saya jadi sadar satu hal, ternyataaa.. sinyal 3G udah jadi kebutuhan pokok sehari-hari :D

 mengheningkan ciptaaaa..dimulai.
*kelakuan pecinta sinyal 3G sore-sore di samping Tanjakan Sinyal*


Yang cinta banget sama sinyal 3G,

Tuesday, December 11, 2012

Oleh-oleh dari Workshop Blogging Enjoy Jakarta


Workshop Blogging ini adalah kerja sama antara Vivanews, Opera Software dan Dinas Pariwisata DKI Jakarta dengan tema "Peran Blogger Dalam Memajukan Pariwisata" dengan beberapa pembicara dari beberapa profesi seperti Barry Kusuma, seorang penulis dan travelling photography, Riyanni Djangkaru, dari Divemag Indonesia, Agnes dari Opera Software, Tio Pakusadewo dan tentu saja perwakilan dari Dinas Pariwisata DKI Jakarta. Berdasarkan wawancara singkat dengan salah satu panitia yang ramah, acara ini akan dihadiri oleh kurang lebih 150 blogger yang bergelut di bidang jalan-jalan alias travelling


"Minder" adalah perasaan pertama yang terlintas di kepala saya. Everyone looks so great at writing. Seriously.. gak seperti saya yang nulis ala kadarnya dan minus konsep dan tentunya dengan bahasa yang ala kadarnya. Bahkan saya sempat mendengar pembicaraan dari dua orang undangan yang saling bertanya tentang pekerjaan masing-masing dan salah satu dari mereka menjawab "pekerjaan saya ya menulis" *eng ing eng*. Trus.. ngapain si anak cupu dalam hal tulis menulis ini ( baca : saya ) bisa ada di acara workshop ini? hahaha jawabannya adalah fate and lucky :D *senyum lebar*

Anyway acara dibuka dengan tarian Lenggang Nyai, tarian khas yang berasal dari DKI Jakarta kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel dengan pembicara yang sudah disebutkan diatas. Ada juga acara pengundian doorprize dengan hadiah yang variatif dan tentunya mendukung aktifitas travel blogger seperti modem, voucher dari gonla.com dan voucher spa ( siapa tau abis panas2an berwisata bisa spa gratis hehe..). Oiya acara ini juga sekaligus mengumumkan pemenang dari Blog Contest Enjoy Jakarta yang dilangsungkan mulai dari 19 November sampai 4 Desember kemarin.

Tarian Lenggang Nyai

Dan inilah beberapa oleh-oleh dari diskusi panel yang bisa diaplikasikan terutama buat yang bergelut di bidang travel blogging:
  • Foto yang bagus dalam artikel adalah salah satu kunci orang tertarik untuk mengunjungi tempat yang kita ulas dalam blog, dan berita baiknya adalah *eng ing eng* foto bagus gak selalu harus dijepret dengan kamera DSLR, kamera poket pun oke, kamera hp juga oke, asal tau angle yang pas dan momen yang tepat ~ Barry Kusuma
  • Tulisan yang baik tentang suatu destinasi wisata harusnya bukan cuma sekedar how to get there tapi harus bisa mengangkat sesuatu dari sudut pandang yang lain yang ada di destinasi tersebut ~ Riyanni Djangkaru
  • Sebelum memutuskan untuk menulis tentukan dulu apa yang mau ditulis, seperti apa outputnya dan siapa marketnya atau sasaran pembaca dan yang lebih penting adalah apakah tulisan yang kita buat dapat memberikan benefit kepada penduduk lokal di tujuan wisata tersebut misalnya saja kenaikan pengunjung dsb ~Riyanni Djangkaru
  • Jangan berbangga kalau anda sudah menyambangi negara ini negara itu, karena Indonesia tidak kalah bagusnya dari negara lain dalam hal tujuan wisata ~ Tio Pakusadeo
  • Membangun sense menulis dapat dilakukan salah satunya adalah terlibat dengan penduduk lokal / human interest di destinasi wisata yang kita kunjungi
  • Dateline sangat membantu untuk memotivasi blogger dalam menulis postingan ~ Riyanni Djangkaru
  • Sekarang nge-blog bisa sambil jalan dengan memanfaatkan mobile blogging dan dengan menggunakan opera software akan lebih cepat loadingnya karena opera software mengkompres data hingga 90%
Makin semangat deh nge-blognya.. kan udah dapet ilmu dari yang ahlinya :))
Keep blogging everyone dan terus berbagi kepada dunia betapa indahnya Indonesia 

Regards

Monday, December 26, 2011

antara aku, secangkir kopi dan khayalan anggota dewan

Aku membolakbalikkan koran pagi sambil bersungut-sungut "negara kita mau jadi apa yaa? orang miskin makin banyak, anak yang gak sekolah tambah banyak, banyak yang kelaperan" 
"alaaah.. kamu ni anak ingusan mana ngerti tentang kepemerintahan" sahut lelaki tua di sebelahku sambil menyeruput kopinya.
"yeee si bapak nih, ngerti lah.. tugas mereka kan sebenernya simpel, gimana caranya rakyat kecil ni gak laper, anak2 bisa sekolah, trus berobat gak mahal".
"sontoloyo.." sahut si bapak sambil melempar kacang kulit ke arahku. "sampeyan ngomong emang gampang, coba kalo sampeyan jadi anggota dewan, gimana caranya?"
"gampang pak, sekarang aye tanya nih, orang miskin kenape coba?"
"gak kerja neng"
"nape dia gak kerja?" tanyaku lagi
"kagak punya ijasah"
"jadi biar gak miskin gimana pak?"
"yah sekolah trus punya kerja, napa sih nanya mulu si eneng?"
"naaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah itu dia pak.. intinya, biar gak miskin kasih kerjaan dong rakyatnya, bikin tuh yang namanya "wajib wirausaha", jawabku sok tau..
"haaa.. apaan tuh neng? kayak wajib militer gitu?"
"yee si bapak, bukaaaaaaaan.. jadi dari tiap keluarga miskin diminta satu orang, tapi bukan disuruh perang, tapi dilatih kewirausahaan, misalnya anyaman, rajutan, jahit, ternak lele, apa kek gitu, trus pulang dari pelatihan, kasih modal yang nanti diganti dengan cicilan tetap pas usahanya berhasil"
"nah terus siapa yang mau beli? kan daerahnya miskin semua..." sahut si bapak, "hasilnya kita salurin lewat koperasi daerah pak, jadi tu koperasi bukan cuma plangnya doang yang gede, fungsinya juga gede"
"nah kalo sekolah biar murah?? katanya anggaran pendidikan kita kecil karena sibuk bayar utang? gimana tuh?" tanya si bapak tua sambil mengunyah kacang
"yah.. puter otak dong pak.. jangan ngandelin dana pemerintah mulu, kudu kreatip kalo jadi anggota dewan, bapak tau proposal gak?"
si bapak garuk-garuk kepala "tau lah.. ikan yang dimasak pake daon pisang kan? "
aku mencibir "itu mah pepesan bapaaaaaaaak, proposal teh penawaran kerjasama, nah di daerah kita pan banyak pabrik, aye bakalan kirim proposal pak, bantuan pendidikan, jadi jangan cuma nyedot sumber daya alam di sini aje, tapi harus berkontribusi, istilah kerennya CSR , Coorporate Social Responsibility, judulnya juga pendidikan dasar untuk semua, jadi semuanya juga kudu ikut andil pak"
si bapak manggut2 "iye neng betul juga, emang kudu gotong royong neng"
"tapi ngomong-ngomong si eneng sederhana bener keinginannya, gak pengen yang muluk-muluk neng, misalnya bikin fasilitas keren di daerah kita gitu neng?"
" aye mah simpel pak, semuanya berawal dari perut dan otak, kalau perut kenyang, belajar, mikir dan kerja juga enak. Kalo udah gitu pan otak bisa ngehasilin ide yang kreatip,, nah ituuu yang aye arepin, jadi warga aye bisa ikut bantuin aye mikir lewat ide-ide kreatip mereka pak, jadi mereka bisa ikut ambil bagian untuk ngebangun daerah kite ini"
"nah lo dah cocok noh jadi anggota dewan, tapi sebagai calon anggota dewan kali ini kupinye si eneng gak boleh ngutang ye" ucap ibu penjaga warung yang sedari tadi menyimak obrolaan kami. Aku menelan ludah karena uang di kantong tinggal dua ribu rupiah.
"mak.. ngutang seribu ye?" sambil nyengir kuda


ngutang ya mak.. pliiiiisssss....